Akankah Jadi Gubernur DKI Jakarta Lagi?

Banyak organisasi  masya­rakat telah mene­tap­kan Fa­uzi Bowo-Nachrowi Ramli sebagai pasangan Cagub-Cawagub Pilkada DKI Jakarta. “Kami mencalonkan Fauzi Bowo sebagai gubernur dan Nachrowi Ramli sebagai wakil gubernur,” kata Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat Ikatan Warga Jakarta, Effendi Yusuf di Galerry Cafe, Jakarta, Selasa bebe­rapa waktu lewat. “Dari keto­koh­an, pasangan ini ter­baik,” katanya.
Mengenai adanya pasang­an sipil-militer yang akhirnya pecah saat kepemimpinan Foke-Prijanto, mereka mem­bantah. Menurut Effendi, Nachrowi dan Foke merupakan teman lama. “Mereka itu saling mengisi dan teman lama,” katanya.
Partai-partai dengan jum­lah kursi relatif besar di DPRD DKI, seperti Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan Partai Keadilan Sejahtera pada awalnya sangat mendukung Foke kembali jadi Gubernur DKI Jakarta priode 2012-2017, itu terjadi beberapa bulan lalu sebelum mereka mendaftarkan pa­­sangan calon-calon cagub-cawagub  di KPUD DKI Jakarta. Ternyata angin dukungan berubah 180 derajat, PDI-P dan Partai Gerindra tak lagi hirau de­ngan Foke, melainkan mereka dengan sebet justru mendukung Joko Widodo-Ahok, PKS mencalonkan Hidayat Nur Wahid-J Didik Rohbini. Dan nama calon incumbent Fauzi Bowo malah ramai diusulkan banyak ormas Betawi seperti NU DKI Jakarta, Forkabi, FBR, PMB, dan tentu saja Partai Demokrat dan partai-partai kecil lain.
Yahya ketua RW 04 Petukangan Selatan Keca­matan Pesanggrahan Jakarta Selatan berkomentar men­dukung Foke kembali jadi Gubernur DKI, katanya biasanya incumbent masih tetap di atas angin dan bakal menang bila mencalonkan diri lagi. Bila para calon gubernur ingin punya kans menang, tunggu sampai incumbent usai mjenjabat (2 priode berturut-turut) setelah itu silakan calonkan diri, insya Allah akan lebih bisa bersaing dengan calon gubernur yang lain.
Artinya di sini bila lawannya tetap incumbent, misal dengan Foke, ma­­ka alamat sukar me­nga­lahkannya. Foke masih sa­ngat pop di Jakarta, tambahnya.  Pendapat lurah Petukangan Selatan pun, H Udin Syawaluddin SSos terlepas dia sebagai PNS, tapi memang sebaiknya warga DKI Jakarta memilih Fauzi Bowo lagi, karena program pembangunan dan segala macamnya untuk kemajuan DKI Jakarta belum usai semua, dan mesti dilanjutkan. Jadi Fauzi Bowo lebih baik deberi kesempatan meneruskan agenda pembangunan Jakarta.
Ketua DPD Gerindra Jakarta Taufik, yang semula mencalonkan Nono sebagai calon gubernur, berpaling ke Fauzi Bowo dan kini justru berbalik lagi mencalonkan Joko Wido dan Ahok sebagai cagub dan cawagub.
Partai Demokrat calonkan Fauzi Bowo (Foke) jadi cikal bakal Gubernur DKI Jakarta priode 2012-2017 saat ini. Nama Fauzi Bowo memang sudah disebut-sebut  dicalonkan lagi sejak tahun 2010 yang lalu. Namun, meski kursinya di Dewan cukup besar, Demokrat tetap membuka peluang berkoalisi. Kini muncul nama Nachrowi Ramli sebagai cawagub (Calon Wakil Gubernur) pendamping Fauzi Bowo.(Belantara/Rah/dari berbagai sumber)

Posted on April 23, 2012, in Jabodetabek. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: