HM Supriadi SE, Lurah Lengkong Wetan: Cinta Kembangkan Silat Betawi

Dalam beberapa event silat di Kelurahan Lengkong Wetan Serpong Tangerang Selatan, HM Supriadi SE,33, selaku kepala kelurahan Lengkong Wetan termasuk lurah yang sangat konsern dan antusias melestarikan, mengembangkan dan memajukan silat-silat Betawi yang ada di sekitar
Alasan beliau cukup banyak kenapa dia sebagai Lurah begitu perhatian dengan silat Betawi? Karena mungkin mumpung dia masih sebagai Kepala Pemerintahan di kampung ini, kenapa tidak mempergunakan jabatan guna memajukan silat Betawi?
Kegiatan ini sangat sesuai dengan kebijakan UU Otda (Otonomi Daerah) yang digulirkan Era Reformasi melalui wacana yang selalu didengung-dengungkan Prof Riyas Rasyid saat itu. Yakni agar Putera Daerah punya hak penuh berotonomi memajukan diri mereka dan seni budaya sendiri. Di sini, silat Betawi merupakan kekayaan milik mereka, mengapa tak memajukannya? Padahal persilatan Kungfu, Taichi, Karate, Yudo, Tae Kwondo, dan lainnya bisa maju dan eksis di Indonesia, lalu Silat Beksi, Cingkrik, Cimande, Cimacan, dan lainnya tentu juga harus maju, semaju silat import.
Demi melestarikan dan memajukan silat-silat Betawi, maka mulai setengah tahun lalu, HM Supriadi SE dan isteri, Nurhayati Spd (anggota DPRD Tangsel unsur Partai Golkar), dan staf kelurahan Lengkong Wetan lain saling dukung menghidup-hidupkan silat-silat Betawi.
Semua warga Lengkong Wetan tingkat RW-RT dianjurkan daftarkan diri jadi anggota Silat Beksi, Cingkrik, Langkah, Troktok, Cilong. Cimande dan seterusnya. Mereka boleh berlatih di Aula Kelurahan Lengkong Wetan, atau di unit masing-masing. Tentu saja di sini, HM Supriadi SE dan Nurhayati Spd tak segan-segan merogoh kocek demi bantu biayai ongkos berlatih silat.
Pada event Maulid Nabi SAW pekan lalu Ibrohim Sag (30) salah seorang Pimpinan Cingkrik Rawabelong Jakarta Barat unit Lengkong Wetan ngumpulkan beberapa perwakilan perguruan silat Betawi di situ. Lurah lengkong Wetan, HM Supriadi SE memberikan semangat agar masyarakat bergairah  belajar silat, demi kesehatan jasmani dan pisik.
Wakil Walikota Pemkot (Pemerintahan Kota) Tangsel, Benyamin Davni juga berjanji mengeluarkan Perwal (Peraturan Walikota) yang menganjurkan silat-silat Betawi dipelajari di sekolah-sekolah seluruh Tangsel. Menurutnya pasti semua sekolah menyambut idea ini. Semua demi kemajuan budaya dan seni kita, sebagai orang Betawi. Silat Beksi, Cingkrik dan lain sebagainya merupakan hasanah kita, kata dia pada sambutan Maulid Nabi SAW ketika itu.
Hj Airin Rahmi Diani SH MH, 44, Ibu Walikota Tangsel juga sangat antusias ketika atlet Taekwondo justru memperagakan silat Beksi di hadapan hadirin dalam suatu acara. Beliau tertarik sekali majukan Beksi dan silat-silat Betawi lainnya di seluruh Tangsel. (rahmatullah hmha rasyid)

Posted on April 23, 2012, in Warta Warga. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: